banner 728x250
Daerah  

Pekerjaan Molor, Proyek Jembatan Sroyo Bojonegoro Jadi Sorotan publik.

Bojonegoro – Proyek pembangunan jembatan di Desa Sroyo, Kabupaten Bojonegoro yang bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) menjadi sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut diduga mengalami keterlambatan penyelesaian.

Pantauan di lapangan Minggu ,05/04/2026, menunjukkan progres pembangunan jembatan belum rampung sesuai waktu yang diharapkan. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar karena dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, khususnya para petani yang mengandalkan akses tersebut.

“Saya berharap pembangunan jembatan ini segera diselesaikan agar tidak menghambat aktivitas warga, terutama petani,” ujar salah satu warga saat ditemui di lokasi.

Selain persoalan keterlambatan, awak media juga menemukan dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan teknis proyek. Pada bagian besi parapet, jarak pemasangan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Di lapangan, terlihat jarak antar besi berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter.

Tak hanya itu, muncul pula dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk operasional alat berat. Saat jam istirahat, awak media mendekati ekskavator yang digunakan di lokasi dan mencium aroma yang menyerupai solar bersubsidi.

Sejumlah warga berharap pihak berwenang, termasuk inspektorat, segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap proyek tersebut. Mereka meminta adanya transparansi dan pengawasan ketat agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *