16 Hari Berlalu, Kasus Dugaan Malpraktik yang Menelan Korban Jiwa, Bupati dan Dinkes Masih Bungkam.
Merahputih.i-news.site.
Way Kanan, 5 Januari 2026 – Kasus dugaan malpraktik yang menelan korban jiwa hingga kini belum menunjukkan perkembangan .
Enam belas hari telah berlalu sejak peristiwa tragis tersebut mencuat ke publik, namun Bupati Way Kanan maupun Dinas Kesehatan setempat masih belum memberikan keterangan resmi.
masyarakat menilai sikap bungkam tersebut menimbulkan tanda tanya besar? Pasalnya, kasus ini menyangkut nyawa manusia dan diduga terjadi akibat kelalaian dalam pelayanan kesehatan di fasilitas medis.
Sejumlah pihak, kami awak media globalindo termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat gerakan masyarakat bawah Indonesia (LSM Gmbi) dan aktivis pemerhati kesehatan, mendesak agar pemerintah daerah bersikap transparan.
Mereka meminta Bupati Way Kanan dan Dinas Kesehatan segera turun tangan serta menyampaikan penjelasan terbuka kepada publik terkait tindakan dan langkah-langkah yang akan dilakukan terhadap oknum bidan yang diduga malpraktek yang berakibat fatal sampai menelan korban jiwa.
“Sudah lebih dari dua pekan, tapi belum ada kejelasan. Ini menyangkut keselamatan pasien dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Sementara itu, publik masih menunggu keadilan. Mereka berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera mengusut tuntas dugaan malpraktek tersebut secara profesional dan tanpa tebang pilih.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak Bupati Way Kanan dan Dinas Kesehatan belum membuahkan hasil. Keduanya belum memberikan pernyataan resmi meski kasus ini terus menjadi sorotan publik.
Publik berharap, pemerintah daerah tidak berdiam diri dan segera mengambil langkah tegas demi memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari… Dan jikalau memang tidak adanya tindakan dari bupati dan Dinkes way kanan kami akan melanjutkan laporan ke Dinkes propinsi dan polda lampung.
(Riduan saleh)














