Ketua LSM GMBI dan Kaperwil Globalindo Lampung Turut Berdukacita
Merahputih.i-news.site.
Way Kanan – Duka yang mendalam menyelimuti keluarga besar LSM GMBI atas berpulangnya salah satu aktivis terbaik, Feri Piansah. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seperjuangan dan masyarakat yang mengenalnya.
Ketua LSM GMBI Distrik Way Kanan, Bustam Raja Ukum, bersama jajaran serta Kaperwil Media Globalindo Lampung, Darwin, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian sosok yang dikenal penuh dedikasi dan kepedulian tersebut.
Almarhum yang merupakan warga Bali dan berdomisili di Bali Sadar Selatan, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, dikenal sebagai pribadi yang sederhana, hangat, serta memiliki semangat tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dalam setiap langkah perjuangannya, beliau selalu hadir dengan ketulusan dan kepedulian yang nyata.
“Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kami. Bukan hanya sebagai rekan, tetapi sebagai saudara dalam perjuangan. Sosoknya akan selalu kami kenang, dan semangatnya akan terus menjadi inspirasi bagi kami semua,” ungkap Bustam Raja Ukum dengan penuh rasa haru.
Senada dengan itu, Darwin juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Menurutnya, almarhum adalah figur yang memiliki komitmen kuat dan konsistensi dalam aktivitas sosial di tengah masyarakat.
“Kami sangat kehilangan sosok beliau. Dedikasi dan pengabdiannya menjadi teladan bagi kita semua. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Kepergian Feri Piansah meninggalkan luka yang mendalam, namun juga mewariskan semangat perjuangan yang tak akan pernah padam. Kenangan atas kebaikan, kepedulian, dan pengabdiannya akan selalu hidup di hati keluarga, sahabat, dan seluruh rekan seperjuangan.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, diharapkan untuk tetap kuat dan sabar dalam menghadapi ujian ini, terus melangkah dan berjuang, serta tidak patah semangat. Semoga diberikan keikhlasan dalam menerima takdir, dan mampu melalui masa sulit ini dengan penuh keteguhan hati.
Selamat jalan, pejuang…
Namamu akan selalu dikenang, dan jejak perjuanganmu akan terus hidup dalam setiap langkah kami.
(Riduan saleh)












